akhir-akhir ini,musim selalu berubah dg cepat dan tak pernah terduga. Dan hampir sebagian wilayah indonesia ini sedang mengalami musim hujan. Hujan seringkali menjadi tanda kemakmuran, karena dg air makhluk hidup tetap dapat bertahan hidup. Seperti pesan sbuah iklan air mineral d televisi,bahwa di dalam tubuh manusia 70% nya itu air. Akan tetapi tak jarang pula,hujan menjadi musibah apabila datang dalam jumlah yg sangat berlimpah, sehingga dapat menyeret apapun yg ada dihadapany dan mengganggu berbagai aktivitas manusia. Hujan sebenarnya berawal dari proses terbentuknya awan dari penguapan di dataran rendah ,ex:laut, dengan bantuan angin awan yg telah jenuh dengan uap air tersebut dibawa ke wilayah dataran tinggi dan terjadi penarikan dari gaya gravitasi bumi dan pengaruh angin,sehingga awan tidak dapat menampung lagi uap air didalamnya dan terjadilah hujan.
Setelah saya membaca buku 'bujang dan putri malaka' karya harlis kurniawan, ternyata hujan mengandung hikmah yg cukup menjadi 'cubitan' keimanan saya. Pasalnya dasar utama untuk mempelajari ilmu hikmah adalah kombinasi antara pengetahuan tentang al-qur'an dan sunnah nabi saw. Ayat yg menjelaskan tentang hujan seperti Qs.ar-rum:24 dan Qs.an nahl:10-11.
"air hujan yg jatuh ke bumi ada yg turun di tanah yg baik.tanah itu menerima air dan menumbuhkan tumbuh-tumbuhan yg banyak.ada juga air hujan yg turun di tanah yg kering. Tanah ini menahan air sehingga dapat digunakan untuk minum dan menyiram tanaman,namun ada pula air hujan yg turun di rawa-rawa yg tidak menahan air dan tidak menumbuhkan tanaman"
Hujan itu adalah perumpamaan dari petunjuk dan hidayah dari ALLAH S.W.T, dan perilaku yg di cerminkan oleh Rasulullah saw. Bumi melambangkan manusia yg diturunkan petunjuk dan hidayah tersebut. Hujan yg turun di tanah yg baik dan tanah yg kering itu adalah perumpamaan bagi orang yg mempelajari islam, memahami,mengamalkan dan mengajarkanya. Sedangkan hujan yg turun di rawa2 merupakan perumpamaan bagi orang yg tdk peduli dg semua petunjuk dan tidak mengamalkan apa yg diketahui nya.
Wallahu'alam
Sabtu, 12 November 2011
Rabu, 09 November 2011
koin yang tercecer pada pelataran singasana sang lampu merah
lembayung fajar dan terik nya mentari menelisik ruang kecil pada dunia ku
deretan kaki-kaki baja ku, senantiasa bersiaga saat sang merah menyalak
sebatang kayu yang memiliki beberapa tutup botol minuman pun sangat bersahabat denganku
hingga tanpa kusadari seringkali aku tenggelam dalam arus kenistaan, selalu ingin meletakkan tangan mungil ku di bawah para deretan kuda-kuda besi itu.
deretan kaki-kaki baja ku, senantiasa bersiaga saat sang merah menyalak
sebatang kayu yang memiliki beberapa tutup botol minuman pun sangat bersahabat denganku
hingga tanpa kusadari seringkali aku tenggelam dalam arus kenistaan, selalu ingin meletakkan tangan mungil ku di bawah para deretan kuda-kuda besi itu.
Minggu, 06 November 2011
purwokerto
purwokerto... sebuah kota kecil yang berada di jawa tengah. sebenarnya kota ini bukan sebuah kabupaten tapi... jika dibandingkan dari tingkat keramaian dan aktivitas penduduknya, sepertinya kota yang satu ini jauh lebih ramai daripada kabupaten nya itu sendiri, dan hal yang cukup membuat ku mengerutkan dahi adalah kota ini juga punya kantor administrasi sendiri dan alun-alun...
suhu di kota ini cukup dingin jika dibandingkan dengan kota asal ku yaitu cikampek, karawang. orang-orang nya cukup ramah,,, dan memiliki logat bahasa tertentu alias "ngapak" yang seringkali membuat geli setiap orang yang berkunjung ke kota ini. hal yang selalu aku kagumi adalah "lapangan bola" di daerah ini, luas lapangan bola nya subhanallah.... luas nya, meskipun sebenanya aku tak suka dengan dunia bola sama sekali. tapi entahlah,, ni yang selalu membuat aku terkesima setiap aku mengitari daerah-daerah yang berada di purwokerto. klo saja lapangan seluas ini ada di kota tempat tinggal ku, pasti sudah di buat rumah atau rumah sakit. lapangan yang luas dan hijau bak permadani alam begitu terhampar luas, sehingga banyak memikat para bocah untuk bersenda tawa.
makanan yang selalu dihadirkan di purwokerto adalah makanan yang memiliki cita rasa "manis", mendoan atau bisa di bilang gorengan tempe yang tidak di goreng hingga kering dan memiliki bumbu yang khas dan tipis sampai aku teringat komentar dosen fisiologi ku berkata " orang purwokerto itu sebenarnya bukan makan gorengan, tapi minum minyak" (hehe) argumen yang pas dan terlalu jujur!. disini nama biskuit itu mendadak menjadi "roti", semua aneka biskuit bahkan jenis roti itu sendiri pun mereka bilang itu "roti", ehm... dan lauk pauk disini cukup sempurna karena penduduk asli pasti mengikut sertakan sayur mayur dalam menu makanan mereka bahkan tempe oseng yang biasa menjadi "lauk" di tempat ku, justru mereka menyebutnya sebagai "sayur". jadi menu nya adalah da "sayur" dan "lauk".
suhu di kota ini cukup dingin jika dibandingkan dengan kota asal ku yaitu cikampek, karawang. orang-orang nya cukup ramah,,, dan memiliki logat bahasa tertentu alias "ngapak" yang seringkali membuat geli setiap orang yang berkunjung ke kota ini. hal yang selalu aku kagumi adalah "lapangan bola" di daerah ini, luas lapangan bola nya subhanallah.... luas nya, meskipun sebenanya aku tak suka dengan dunia bola sama sekali. tapi entahlah,, ni yang selalu membuat aku terkesima setiap aku mengitari daerah-daerah yang berada di purwokerto. klo saja lapangan seluas ini ada di kota tempat tinggal ku, pasti sudah di buat rumah atau rumah sakit. lapangan yang luas dan hijau bak permadani alam begitu terhampar luas, sehingga banyak memikat para bocah untuk bersenda tawa.
makanan yang selalu dihadirkan di purwokerto adalah makanan yang memiliki cita rasa "manis", mendoan atau bisa di bilang gorengan tempe yang tidak di goreng hingga kering dan memiliki bumbu yang khas dan tipis sampai aku teringat komentar dosen fisiologi ku berkata " orang purwokerto itu sebenarnya bukan makan gorengan, tapi minum minyak" (hehe) argumen yang pas dan terlalu jujur!. disini nama biskuit itu mendadak menjadi "roti", semua aneka biskuit bahkan jenis roti itu sendiri pun mereka bilang itu "roti", ehm... dan lauk pauk disini cukup sempurna karena penduduk asli pasti mengikut sertakan sayur mayur dalam menu makanan mereka bahkan tempe oseng yang biasa menjadi "lauk" di tempat ku, justru mereka menyebutnya sebagai "sayur". jadi menu nya adalah da "sayur" dan "lauk".
P/L
perempuan dan laki2, memang jelas berbeda. Tidak hanya dilihat dr bentuk tubuhnya saja, karena dari pola fikir nya juga berbeda. Menurut buku psikologi pernikahan,perempuan dan laki2 tu sebenarnya sama dalam hal kepemilikan naluri.. Ada sisi feminim dan maskulin. Keduanya akan memberikan dominansi tertentu untuk masing2 jenis kelamin. Seperti hal nya wanita yg lebih memiliki sisi feminim nya dan begitu juga sebaliknya pada laki2 yg lebih memiliki sisi maskulin. Tapi kedua letak naluri ni dapat berubah seperti perempuan yg lebih memiliki sisi maskulin,yg contohnya sudah banyak kita temui.. Perempuan yg tomboy atau laki2 yg gemulai. Perubahan tersebut bisa disebabkan oleh adanya beberapa faktor, yaitu gen, faktor lingkungan karena pola pergaulan tertentu dan efek traumatik,dimana seseorang menjadi benci terhadap dirinya sendiri karena tampak lemah dan ingin mencoba bertahan untuk tetap tegar dan kuat,lalu jadilah proses peng copy an terhadap sosok yg ia anggap kuat. Tapi guys,pada dasarnya semua tetap menyadari naluriahnya masing2 dan keinginan untuk menjadi dirinya sendiri pasti lebih kuat. Dan.. Dari berbagai buku psikologi yg pernah q baca(nama judul n pengarang ny lupa,he),perempuan dan laki2 tu sebenrnya memang berbeda.
Perempuan:
1.Penyayang,karena memang sudah ter konsep untuk menjadi seorang ibu.
2. Peka terhadap tata ruang,warna,perubahan sikap,nada berbicara dan mimik serta perasaan.
3.cara berfikir pendek
4.menyukai kelembutan
5.ingin dilindungi
6. Sosok yg lemah tapi sekaligus kuat melebihi laki2
7.lebih tegar dan dapat bersabar ,misalnya dapat menunggu seseorang dalam jangka waktu lebih lama dr laki2 ,oleh karena itu perempuan memiliki masa iddah.
8. Lebih mengutamakan komunikasi dg melibatkan perasaan.
9. Sensitif
Dll..
Laki2:
1. Befikir panjang
2. Praktis! Itulah motto hidup nya
3. Peka terhadap bahaya yg mengancam org2 yg disayangi
4.ingin melindungi
5.mudah untuk mempelajari sesuatu dan mudah menghafal rute perjalanan daripada harus menghafal perlengkapan yg berada di rumah
6. Kuat fisik dan lemah terhadap perempuan
7. Setia??? Meskipun banyak laki2 diam2 menyukai banyak perempuan tp kata sebagian besar laki2, mereka tetap memiliki 1 permpuan yg disayangi ny
8. Lebih dominan logika,meskipun sebenarnya laki2 jg memiliki waktu ttt untuk ber melankolis ria, dan jika laki2 lelah, mereka lebih memilih diam dan sangat jauh berbeda dengan perempuan yg lebih byk bercerita karena ingin mencurahkan rasa letih nya
Dll..
Semua Perbedaan ini di tata rapi dalam islam,dimana perbedaan dapat menjadi sesuatu yg jauh lebih indah ketika saling melengkapi.
Wallahu'alam..
Perempuan:
1.Penyayang,karena memang sudah ter konsep untuk menjadi seorang ibu.
2. Peka terhadap tata ruang,warna,perubahan sikap,nada berbicara dan mimik serta perasaan.
3.cara berfikir pendek
4.menyukai kelembutan
5.ingin dilindungi
6. Sosok yg lemah tapi sekaligus kuat melebihi laki2
7.lebih tegar dan dapat bersabar ,misalnya dapat menunggu seseorang dalam jangka waktu lebih lama dr laki2 ,oleh karena itu perempuan memiliki masa iddah.
8. Lebih mengutamakan komunikasi dg melibatkan perasaan.
9. Sensitif
Dll..
Laki2:
1. Befikir panjang
2. Praktis! Itulah motto hidup nya
3. Peka terhadap bahaya yg mengancam org2 yg disayangi
4.ingin melindungi
5.mudah untuk mempelajari sesuatu dan mudah menghafal rute perjalanan daripada harus menghafal perlengkapan yg berada di rumah
6. Kuat fisik dan lemah terhadap perempuan
7. Setia??? Meskipun banyak laki2 diam2 menyukai banyak perempuan tp kata sebagian besar laki2, mereka tetap memiliki 1 permpuan yg disayangi ny
8. Lebih dominan logika,meskipun sebenarnya laki2 jg memiliki waktu ttt untuk ber melankolis ria, dan jika laki2 lelah, mereka lebih memilih diam dan sangat jauh berbeda dengan perempuan yg lebih byk bercerita karena ingin mencurahkan rasa letih nya
Dll..
Semua Perbedaan ini di tata rapi dalam islam,dimana perbedaan dapat menjadi sesuatu yg jauh lebih indah ketika saling melengkapi.
Wallahu'alam..
Kamis, 03 November 2011
,
Masa lalu yang menjadi mimpi pada mentari selalu menampakkan taringnya pada semua catatan-catatan yang merengek
Seringkali rasa takut dan cemas menggerogoti ruang sepi setiap dunia
Tetapi kesabaran harus senantiasa berada pada aroma hembusan nafas yang kian tersenggal ,, yang terkadang berhenti sesaat ketika sebuah harapan karena dunia terasa semakin dingin
Ya ALLAH, keyakinan pada seluruh keputusan Mu adalah pedoman aliran nadi, dan takdir adalah cerita-cerita indah yang senantiasa mengisi pita kehidupan...
Biarkan semua mengalir dengan segala kehendak MU dan keridhoan MU... dimana kepastian selalu menjadi hulu yang menjadikan sejarah sang “pemula” mengawali jejak nya
cermin tua
Hampir aku tak mengenali sosok ku lagi di cermin tua q
Aku yang semakin kotor dan menjijikkan
Menampakkan nirwana diri pada musafir pencari jejak diri
Menyingkap semua tabir pada detik waktu yang keliru
Tak pernah dapat ku putar kembali,, noda yang telah ku ukir dengan kemunafikan ku sendiri
Tak ada lagi rasa malu yang dulu begitu menjadi mahkota kerajaan ku
Rabbi… topeng ku kini kian menebalkan kemunafikan ku
Hingga tak sanggup aku membedakan corak abu-abu dan hitam lagi
Rabbi… aku ingin menjejaki langkahku yang dulu… dimana selalu ku kenakan mahkota MU di setiap langkah dan detik ku.
Meski terkadang ku lukiskan corak hitam pada cerita ku, tapi hatiku senantiasa terpaut pada MU… tidak seperti diriku saat ini… aku telah terasuki jiwa yang aku benci
Aku yang semakin kotor dan menjijikkan
Menampakkan nirwana diri pada musafir pencari jejak diri
Menyingkap semua tabir pada detik waktu yang keliru
Tak pernah dapat ku putar kembali,, noda yang telah ku ukir dengan kemunafikan ku sendiri
Tak ada lagi rasa malu yang dulu begitu menjadi mahkota kerajaan ku
Rabbi… topeng ku kini kian menebalkan kemunafikan ku
Hingga tak sanggup aku membedakan corak abu-abu dan hitam lagi
Rabbi… aku ingin menjejaki langkahku yang dulu… dimana selalu ku kenakan mahkota MU di setiap langkah dan detik ku.
Meski terkadang ku lukiskan corak hitam pada cerita ku, tapi hatiku senantiasa terpaut pada MU… tidak seperti diriku saat ini… aku telah terasuki jiwa yang aku benci
Langganan:
Postingan (Atom)